PLN Pastikan PLTP Mataloko Beroperasi dengan Standar K3 Tinggi, Energi Panas Bumi Makin Andal

- Wartawan

Jumat, 14 Februari 2025 - 09:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wellpad A. (Foto: Dok. PLN)

Wellpad A. (Foto: Dok. PLN)

Halontb.com – Demi memastikan operasional yang aman dan berkelanjutan, PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) dan Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT) menggelar inspeksi menyeluruh terhadap Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Mataloko. Kegiatan yang berlangsung pada 31 Januari hingga 3 Februari 2025 ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta memastikan kelestarian lingkungan di sekitar wilayah kerja panas bumi tersebut.

PLTP Mataloko merupakan salah satu proyek strategis PLN dalam mendukung transisi energi menuju sumber daya yang lebih bersih dan berkelanjutan. Untuk itu, PLN terus melakukan pengawasan ketat guna memastikan bahwa seluruh aspek keamanan kerja dan lingkungan tetap terjaga.

Dalam inspeksi ini, tim PLN melakukan berbagai pengecekan, mulai dari pemantauan ketersediaan alat pelindung diri (APD) bagi pekerja, pemasangan rambu-rambu keselamatan di area operasional, hingga pengelolaan limbah panas bumi yang sesuai dengan standar lingkungan hidup. PLN juga meninjau langsung dampak sosial di sekitar wilayah proyek dan mengevaluasi efektivitas program tanggung jawab sosial perusahaan (TJSL) yang telah dijalankan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa PLN tidak hanya fokus pada penyediaan listrik, tetapi juga memastikan bahwa proses operasional berjalan dengan standar keamanan tinggi.

“Keselamatan pekerja dan masyarakat adalah prioritas utama kami. Dengan penerapan standar K3 yang ketat, kami ingin memastikan bahwa PLTP Mataloko dapat terus beroperasi tanpa risiko yang membahayakan,” ujar Eko.

Sementara itu, General Manager PLN UIP Nusra, Yasir, menyatakan bahwa pengawasan rutin seperti ini merupakan bagian dari upaya PLN dalam menciptakan pembangkit listrik yang lebih ramah lingkungan dan andal.

Wellpad D & PLTP Mataloko Eksisting. fasilitas energi panas bumi yang diawasi PLN demi keselamatan dan keberlanjutan lingkungan. (Foto: Dok. PLN)

“PLTP Mataloko memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan energi di Nusa Tenggara. Oleh karena itu, kami memastikan bahwa seluruh prosedur keamanan diterapkan dengan maksimal agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang,” jelas Yasir.

Keamanan lingkungan juga menjadi perhatian utama PLN. Dalam operasionalnya, PLTP Mataloko telah menerapkan sistem pemantauan ketat untuk mengendalikan emisi gas serta mengelola limbah geothermal agar tidak mencemari ekosistem sekitar.

Ali Ashat, seorang peneliti geothermal dari Institut Teknologi Bandung, menjelaskan bahwa energi panas bumi merupakan salah satu sumber energi yang paling aman jika dikelola dengan baik.

“Energi geothermal memiliki potensi luar biasa sebagai sumber energi berkelanjutan. Jika dikelola dengan benar, PLTP dapat memberikan pasokan listrik stabil tanpa merusak lingkungan sekitar,” ujar Ali.

Sebagai perusahaan yang mengedepankan aspek keselamatan, PLN telah membuktikan keberhasilannya dalam mengoperasikan pembangkit listrik tenaga panas bumi. Sejak 2012, PLN telah sukses mengelola PLTP di Manggarai, NTT, dengan kapasitas 4 x 2,5 MW yang telah beroperasi lebih dari 2,9 juta jam tanpa kendala besar. Atas dedikasi tersebut, PLN bahkan meraih penghargaan Zero Accident dari Kementerian Tenaga Kerja RI, menegaskan bahwa keselamatan kerja menjadi prioritas utama perusahaan.

Dengan pengawasan berkelanjutan dan penerapan standar keselamatan ketat, PLN memastikan bahwa PLTP Mataloko tidak hanya memberikan manfaat energi bagi masyarakat, tetapi juga menjaga lingkungan dan keselamatan seluruh pekerja serta penduduk di sekitarnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Menguatkan di Saat Terpuruk, Peran Bank NTB Syariah dalam Pemulihan Korban Kebakaran Kalimango
Naik Drastis! Jumlah Kendaraan di Pelabuhan Lembar Melonjak Hingga 40 Persen
KUR Nol Persen di Depan Mata, Bank NTB Syariah Siapkan Layanan Cepat dan Terintegrasi
NTB Terang Benderang di Hari Raya, Cadangan Listrik Aman, PLN Panen Apresiasi
SPKLU Kian Masif, Mudik Ramah Lingkungan Jadi Tren Baru di NTB
45 SPKLU Disiagakan PLN NTB, Mudik Kendaraan Listrik Kini Lebih Tenang dan Terjamin
Idulfitri Tanpa Kedip Listrik, PLN NTB Jamin Pasokan Stabil Saat Salat Id
Takbiran Penuh Cahaya di Mataram, PLN Pastikan Listrik Stabil di Tengah Lonjakan Aktivitas

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 20:06 WITA

Soroti Belanja Pegawai 34%, Lobar di Ambang Krisis Fiskal, DPRD: Jangan Sampai Nasib P3K Dikorbankan!

Rabu, 1 April 2026 - 14:31 WITA

Polemik Mesin Masaro Lobar Memanas: DPRD Endus Kejanggalan Anggaran BTT, Kasta NTB Desak APH Turun Tangan

Rabu, 1 April 2026 - 14:19 WITA

Hearing Publik: PPS Desak Kemenhaj NTB Sanksi Tegas Travel Nakal Buntut Jamaah Umrah Terlantar

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:45 WITA

Viral Protes Pajak Parkir di Batu Bolong, Begini Penjelasan Bapenda Lobar!

Senin, 30 Maret 2026 - 05:40 WITA

Dari Desa hingga Nasional, Setahun Haerul Warisin Dinilai Sukses Ubah Wajah Lombok Timur

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:55 WITA

Dari Ka’bah ke Ketidakpastian: Jamaah Umroh NTB Jadi Korban, Negara Ditantang Bertindak

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:13 WITA

Arus Balik H+4 Lebaran 2026: Penumpang Lembar–Padangbai Melandai, ASDP Siaga Antisipasi Lonjakan Akhir Pekan

Senin, 23 Maret 2026 - 01:59 WITA

LPK ARK Jinzai Solusi Group Bidik 1.000 Slot ke Jepang: Tak Sekadar Kirim Kerja, Tapi Ubah Nasib Lewat Bahasa

Berita Terbaru