Home / NTB

Pemprov NTB Jadwalkan RUPS Guna Pergantian Direksi PT GNE di Tengah Kontroversi

- Wartawan

Kamis, 13 Juni 2024 - 22:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten II Setda NTB, Fathul Gani. (Foto: istimewa)

Asisten II Setda NTB, Fathul Gani. (Foto: istimewa)

Halontb.com – Di tengah kasus hukum yang menjerat Direktur Utama PT Gerbang NTB Emas (GNE), Samsul Hadi, terkait dugaan pengeboran air tanah tanpa izin di Gili Trawangan, Pemprov NTB segera mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Kepala Biro Ekonomi Setda NTB, H Wirajaya Kusuma, menyatakan bahwa persiapan RUPS tengah dilakukan oleh PT GNE, dengan target pelaksanaan pada Juni 2024. RUPS ini akan membahas pergantian Direktur dan jajaran Direksi PT GNE, mengingat masa jabatan mereka berakhir pada bulan yang sama. Wirajaya menambahkan, keputusan terkait apakah akan dilakukan uji kelayakan dan kepatutan bagi calon direksi baru atau tidak, sepenuhnya berada di tangan Gubernur sebagai pemegang saham utama.

Sebelum pelaksanaan RUPS, kinerja direksi periode 2019-2024 harus diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP). Audit ini mencakup tata kelola perusahaan, akuntabilitas keuangan, dan aspek lainnya. Hasil audit KAP tersebut akan menjadi bagian dari laporan pertanggungjawaban direksi pada saat RUPS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Asisten II Setda NTB, Fathul Gani, menambahkan bahwa jabatan Samsul Hadi sebagai Direktur Utama PT GNE akan berakhir pada Juni 2024. Pemprov NTB akan segera menggelar RUPS untuk menunjuk penggantinya. Hingga kini, belum ada nama-nama calon Direktur PT GNE yang diajukan oleh Penjabat Gubernur Lalu Gita Ariadi.

Meskipun Samsul Hadi telah ditetapkan sebagai tersangka, Gani memastikan operasional PT GNE tetap berjalan normal. “Orang boleh berganti, tetapi sistem tetap berjalan,” ujarnya, sembari mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Narasi ini mencerminkan langkah cepat dan terencana Pemprov NTB dalam mengatasi pergantian manajemen PT GNE, sekaligus menjaga stabilitas operasional perusahaan di tengah situasi hukum yang menimpa pimpinan tertingginya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

HUT ke-20 Laskar NTB, Miq Tuan Dar Tegaskan Komitmen Setia Mendampingi Masyarakat
Kuta Jangan Hanya Dijual sebagai Surga Wisata, Sistem Perlindungan Wisatawan Harus Naik Kelas
Khairunnisa Qariah Asal Bima Juara 1 MTQ Nasional XXXI, NTB Naik ke Peringkat 9
PPK UIN Mataram Tegaskan Proyek Laboratorium Kedokteran Tetap Berjalan, “Tidak Ada Subkon”
Dari 6 Meter Menjadi 10,5 Meter, Wajah Baru Ruas Jereweh-Benete Usai Ditangani
FORMAL Resmi Lahir Pasca OTT Bupati Lobar, Media Bersatu Tolak Praktik Pilih Kasih dan Pengkotakan Pers
Bulog NTB Terima Aspirasi Massa, Tegaskan Transparansi serta Dukung Penegakan Hukum Kasus Beras Oplosan
BPS Catat NTP NTB Naik Jadi 130,44, Daya Beli Petani Menguat

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Polisi Tetapkan Pimpinan Ponpes di Lombok Barat sebagai Tersangka Dugaan Pencabulan Santriwati

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:18 WITA

Dua Pria Diduga Pengedar Sabu Ditangkap di Gerung, 72,42 Gram Disita

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:22 WITA

Jelang MotoGP Mandalika, Polisi Patroli Jalur Logistik di Pelabuhan Lembar

Rabu, 23 September 2026 - 06:47 WITA

LPA Mataram Ungkap Dugaan Modus Kekerasan Seksual di Ponpes Lombok Tengah, Korban Diduga Bertambah

Jumat, 18 September 2026 - 11:42 WITA

Polda NTB Naikkan Kasus Dugaan Penyimpangan Anggaran PT Energi Selaparang ke Tahap Penyidikan

Kamis, 17 September 2026 - 12:26 WITA

Lapas Lombok Barat Gandeng TNI-Polri dan BNN, Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine

Rabu, 16 September 2026 - 08:53 WITA

Polisi Buru Penyebar Video Hoaks Pembakaran Dapur MBG di Lombok Tengah

Senin, 14 September 2026 - 15:49 WITA

Bunuh Ibu Kandung dan Bakar Jasad di Sekotong, Bara Divonis 20 Tahun Penjara

Berita Terbaru