SUMBAWA BESAR, Halontb.com — Keberadaan perusahaan pelayanan publik tidak hanya diukur dari kemampuan memenuhi kebutuhan teknis masyarakat. Lebih dari itu, keberadaan perusahaan juga diuji dari sejauh mana manfaat dan kepeduliannya dapat dirasakan oleh lingkungan sekitar.
Prinsip tersebut tercermin dalam langkah PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumbawa bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN yang menyalurkan 26 paket sembako kepada warga fakir miskin di Dusun Perate, Kelurahan Samapuin, Kabupaten Sumbawa.
Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memaknai Hari Pelanggan Nasional (HPN) tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebanyak 26 warga menerima bantuan kebutuhan pokok yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bagi penerima manfaat, bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan sebagian beban ekonomi keluarga, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar.
Namun, lebih dari sekadar penyaluran paket sembako, kegiatan tersebut membawa pesan mengenai bagaimana PLN melihat hubungan dengan masyarakat.
Sebagai penyedia layanan kelistrikan, PLN memiliki hubungan langsung dengan kehidupan masyarakat. Listrik menjadi bagian penting dalam aktivitas rumah tangga, pendidikan, kegiatan ekonomi, hingga berbagai aktivitas sosial. Karena itu, membangun kepercayaan masyarakat tidak hanya membutuhkan pelayanan yang andal, tetapi juga kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Momentum Hari Pelanggan Nasional kemudian menjadi ruang untuk memperkuat pesan tersebut.
Manajer PLN UP3 Sumbawa, Firman Sulistyawan, mengatakan HPN menjadi momentum bagi PLN untuk memperkuat komitmen memberikan pelayanan terbaik sekaligus memperluas manfaat perusahaan.
“Semangat Hari Pelanggan Nasional bukan hanya tentang memberikan pelayanan kelistrikan terbaik, tetapi juga bagaimana PLN dapat hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui bantuan ini, kami berharap dapat sedikit meringankan kebutuhan masyarakat yang menerima,” ujar Firman.
Pernyataan tersebut memperlihatkan adanya upaya untuk menempatkan pelayanan dalam perspektif yang lebih luas. Pelanggan tidak hanya dipandang sebagai pengguna layanan, tetapi sebagai bagian penting dari perjalanan PLN.
Dalam konteks inilah kolaborasi dengan YBM PLN menjadi penting. Melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan, YBM PLN menjadi salah satu kanal bagi PLN untuk menyalurkan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan.
Penyaluran bantuan di Dusun Perate menjadi salah satu bentuk kolaborasi tersebut. Program sosial seperti ini sekaligus membuka ruang interaksi yang lebih dekat antara PLN dan masyarakat di wilayah pelayanan.
Hubungan yang terbangun melalui kepedulian sosial diharapkan dapat memperkuat komunikasi sekaligus menciptakan kedekatan antara perusahaan dengan masyarakat.
Sebab, pelayanan yang baik pada akhirnya bukan hanya persoalan sistem, prosedur, atau teknologi. Ada aspek kepercayaan yang harus terus dibangun. Kepercayaan itu tumbuh ketika masyarakat melihat perusahaan tidak hanya hadir untuk menjalankan fungsi bisnis, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial di sekitarnya.
General Manager PLN UIW NTB, Yondri Zulfadli, menegaskan bahwa pelanggan memiliki posisi penting dalam perjalanan PLN.
“Pelanggan merupakan bagian penting dalam perjalanan PLN. Karena itu, momentum Hari Pelanggan Nasional kami maknai dengan terus meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menghadirkan kepedulian melalui aksi nyata,” ungkap Yondri.
Menurutnya, bantuan yang diberikan diharapkan dapat memberikan manfaat kepada para penerima sekaligus menjadi wujud komitmen PLN untuk terus hadir dan peduli terhadap masyarakat di Nusa Tenggara Barat.
“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi penerima dan menjadi wujud komitmen PLN untuk terus hadir, peduli, dan memberikan manfaat bagi masyarakat di Nusa Tenggara Barat,” pungkasnya.
Langkah PLN UP3 Sumbawa bersama YBM PLN tersebut pada akhirnya memperlihatkan bahwa makna Hari Pelanggan Nasional dapat diwujudkan melalui banyak cara.
Peningkatan kualitas pelayanan tetap menjadi bagian utama. Namun, di saat yang sama, kepedulian sosial juga menjadi elemen penting untuk memastikan keberadaan PLN benar-benar memberi manfaat.
Dari 26 paket sembako yang disalurkan kepada warga Dusun Perate, PLN ingin menyampaikan satu pesan yang lebih besar: membangun pelayanan berarti membangun hubungan, dan membangun hubungan membutuhkan kehadiran, kepedulian, serta aksi nyata.










