Halontb.com, Mataram – Transformasi yang dijalankan PT PLN (Persero) tidak hanya berorientasi pada modernisasi jaringan dan digitalisasi pelayanan pelanggan. Di sisi lain, perusahaan juga terus memperkuat sistem pengamanan terhadap seluruh infrastruktur strategis yang menjadi tulang punggung keandalan pasokan listrik nasional.
Komitmen tersebut kembali memperoleh pengakuan setelah PLN UP2D NTB berhasil meraih Gold Medal dalam pelaksanaan Klarifikasi Implementasi Sistem Manajemen Pengamanan pada Objek Vital Nasional Distribution Control Center (DCC) dan Server SCADA Lombok.
Predikat tersebut diberikan setelah Baharkam Polri melakukan evaluasi komprehensif selama tiga hari terhadap implementasi Sistem Manajemen Pengamanan yang diterapkan PLN.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Penilaian tidak hanya melihat aspek administratif, tetapi juga efektivitas implementasi di lapangan, kesiapan personel, kelengkapan sarana pengamanan, hingga kemampuan organisasi dalam mengantisipasi berbagai potensi ancaman terhadap objek vital nasional.
Sebagai pusat pengendalian distribusi listrik di NTB, DCC dan Server SCADA memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan sistem kelistrikan tetap berjalan stabil. Gangguan sekecil apa pun harus dapat diantisipasi dengan cepat melalui koordinasi yang didukung sistem pengamanan yang kuat.
Manager PLN UP2D NTB, Faris Fitrianto, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan buah dari konsistensi seluruh insan PLN dalam membangun budaya keamanan yang berkesinambungan.
Ia menegaskan bahwa keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab satu unit kerja, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen perusahaan untuk memastikan pelayanan kepada pelanggan tetap optimal.
Lebih jauh, hasil klarifikasi juga memberikan rekomendasi strategis yang akan menjadi pijakan dalam penyempurnaan sistem pengamanan ke depan. Dengan demikian, penguatan tata kelola keamanan terus berkembang mengikuti dinamika risiko dan kebutuhan operasional perusahaan.
General Manager PLN UIW NTB, Yondri Zulfadli, menilai capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa keamanan dan keandalan merupakan dua aspek yang tidak dapat dipisahkan.
“Raihan Gold Medal ini semakin memotivasi kami untuk terus memperkuat tata kelola pengamanan, meningkatkan kompetensi personel, serta mempererat kolaborasi dengan Baharkam Polri. Kami ingin memastikan seluruh infrastruktur strategis PLN mampu beroperasi secara aman sehingga masyarakat memperoleh layanan kelistrikan yang andal dan berkelanjutan,” tegas Yondri.
Keberhasilan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa PLN UIW NTB terus membangun standar pengelolaan objek vital nasional yang semakin profesional. Dengan sistem pengamanan yang kuat, PLN optimistis mampu menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus mendukung pertumbuhan investasi, aktivitas ekonomi, dan pembangunan berkelanjutan di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Editor : Reza











