Jelang Idul Adha, TPID NTB Pastikan Stok Bahan Pokok di Pasar Mataram Aman

- Wartawan

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov NTB bersama Tim TPID saat melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar Kebon Roek, Mataram, Kamis (21/5/2026). (Foto: Istimewa).

Pemprov NTB bersama Tim TPID saat melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar Kebon Roek, Mataram, Kamis (21/5/2026). (Foto: Istimewa).


Mataram, Halontb.com
— Provinsi NTB bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melakukan pemantauan langsung terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok di sejumlah pasar di Kota Mataram tepatnya di Pasar Kebon Roek dan Pasar Mandalika pada Kamis (21/5/2026). Langkah ini diambil guna mengantisipasi lonjakan harga dan memastikan kestabilan pasokan menjelang Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada tanggal 27 Mei mendatang.

​Pemantauan tersebut dipimpin langsung oleh Asisten II Setda NTB, H. Lalu Moh. Faozal, S.Sos., M.Si., mewakili pemerintah provinsi. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Mataram, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTB, perwakilan Bulog, Kepala Dinas terkait, serta Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda NTB.

​Lalu Moh. Faozal menyampaikan bahwa komoditas pokok masyarakat seperti beras, gula, dan tepung terigu yang disuplai oleh Bulog berada dalam kondisi yang sangat aman. Terkait adanya sedikit kenaikan harga pada komoditas beras Bulog, Faozal mengklarifikasi bahwa hal tersebut bukan disebabkan oleh kelangkaan stok, melainkan adanya kenaikan harga pada bahan kemasan plastik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Ketersediaan beras, gula, dan tepung di semua gudang Bulog sangat cukup. Kenaikan harga sedikit pada beras lebih dipicu oleh faktor kemasan atau harga plastik yang naik, bukan karena bahan pokoknya yang kurang,” ujarnya.

​Meski demikian, tim TPID menemukan adanya kenaikan harga pada beberapa komoditas lain. Harga ayam potong tercatat mengalami kenaikan sebesar Rp5.000 per kilogram. Menurut Faozal, kenaikan ini murni disebabkan oleh melonjaknya permintaan masyarakat menjelang hari raya meningkat, terlebih masyarakat lebih suka daging ayam dibandingkan dengan daging sapi. Sementara daging sapi cenderung stabil di angka Rp140.000 hingga Rp150.000 per kilogram tergantung kualitasnya.

​Kenaikan juga terjadi pada komoditas bawang merah yang sebelumnya Rp35.000 kini mencapai Rp40.000-Rp45.000 per kilogram. Kenaikan ini dipicu oleh faktor biaya transportasi dari daerah produsen seperti Bima menuju Lombok. Namun, Pemprov NTB optimistis harga akan kembali melandai seiring dengan masuknya musim panen di Bima dalam beberapa minggu ke depan.

​Terkait komoditas energi, TPID juga mengecek langsung ketersediaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kg di pangkalan yang ada di wilayah pasar Kebon Roek. Faozal mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying atau membeli secara berlebihan (over-estimate), karena stok di pangkalan terpantau aman dan stabil.

​Di akhir peninjauannya, Faozal menegaskan bahwa secara umum fluktuasi harga di pasar tradisional Kota Mataram masih dalam batas wajar dan tidak ditemukan lonjakan harga yang ekstrem. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mengawal dan mengontrol rantai pasok bersama pihak kepolisian dan dinas terkait agar masyarakat dapat merayakan Idul Adha dengan tenang.

​”Pemerintah hadir di tengah masyarakat hari ini untuk memastikan kontrol dan mengecek kestabilan pasokan. Kita berharap harga-harga ini bisa terus terjaga dengan baik hingga hari raya nanti,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

One Day One Smile YBM PLN: Dari Desa Tempos, Kepedulian Itu Menyalakan Harapan Warga Dhuafa
Tak Sekadar Menyalakan Listrik, PLN UIW NTB Hadir Menyalakan Harapan Lewat Bantuan Rumah Layak Huni
Dari Pantai Induk untuk Masa Depan Hijau, PLN Tegaskan Komitmen Energi Berkelanjutan Lewat Penanaman 2.500 Pohon
PLN UIW NTB Bergerak Senyap Jaga Listrik Tetap Stabil, Infrastruktur Jaringan Diperkuat
One Day One Smile Jadi Wajah Humanis PLN di NTB, Hadirkan Kepedulian dari Rumah ke Rumah
BPS Mencatat Ekonomi NTB Tumbuh 13,64%, Berhasil Tekan Tingkat Pengangguran Terbuka
Dana Haji Rp180 Triliun, BPKH Pastikan Likuiditas Aman dan Dikelola Secara Syariah
Dari Puncak Tower Transmisi, PLN NTB Jaga Stabilitas Listrik untuk Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 04:30 WITA

Sukses Gelar Pelepasan 203 Siswa Terbaiknya di UIN Mataram, MAN Lobar Buktikan Kualitas Madrasah Unggulan

Senin, 18 Mei 2026 - 03:57 WITA

Jalan Rusak di Teluk Gok Tak Kunjung Diperbaiki: Anak Sekolah Kesulitan, Jenazah Ditandu hingga Warga Sakit Harus Naik Perahu

Jumat, 8 Mei 2026 - 03:53 WITA

Sentuhan Kasih PLN untuk Anak Negeri, 56 Anak Yatim Desa Teros Terima Santunan Penuh Haru

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:55 WITA

Hingga Hari ke-17, 4.709 Jemaah dan Petugas Haji NTB Telah Tiba di Arab Saudi

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:21 WITA

Pemprov NTB–BBPOM Mataram Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan di Era Digital

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:05 WITA

Resmi! Komdigi Batasi Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Pemprov NTB Siap Kawal

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:26 WITA

Menjelang Idul Adha, 30 Ribu Hewan Ternak NTB Tembus Pasar Nasional, Karantina Pastikan Bebas PMK

Senin, 4 Mei 2026 - 08:06 WITA

Pedagang Cilok Asal Gerung Lombok Barat Berangkat Haji Setelah 34 Tahun Menabung

Berita Terbaru