LOMBOK BARAT Halontb.com – Komitmen dalam menumbuhkan budaya prestasi terus diperkuat oleh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Lombok Barat. Salah satu wujud nyata ditunjukkan melalui pemberian apresiasi kepada siswa berprestasi yang dirangkaikan dalam upacara bendera rutin, Senin (27/4/2026), di halaman madrasah.
Dalam momentum tersebut, dua siswa berprestasi di bidang olahraga menerima penghargaan langsung dari Kepala MAN Lombok Barat setelah sukses mengharumkan nama sekolah pada ajang Turnamen Pencak Silat Mataram yang digelar pada 24–26 April 2026 di GOR 17 Desember, Kota Mataram.
Keduanya adalah Taufik Muhammad Firdaus Bawazir (kelas X A) dan Dimas Andhika Mustofa (kelas X E), yang berhasil meraih Juara II dalam kompetisi bergengsi tersebut. Kejuaraan ini diikuti oleh atlet-atlet terbaik dari berbagai sekolah dan perguruan di Nusa Tenggara Barat, sehingga menjadi salah satu ajang penting dalam pembinaan dan penjaringan atlet muda potensial di daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Penyerahan penghargaan dilakukan usai amanat pembina upacara, ditandai dengan pemberian piagam dan medali oleh Kepala MAN Lombok Barat, H. Kemas Burhan, S.Pd., M.Pd. Suasana khidmat sekaligus penuh kebanggaan menyelimuti prosesi tersebut, disaksikan oleh seluruh peserta upacara yang terdiri dari siswa, guru, dan tenaga kependidikan.
Dalam sambutannya, Kemas Burhan menegaskan bahwa prestasi siswa merupakan bagian integral dari upaya memajukan kualitas pendidikan di madrasah.
“Prestasi yang diraih oleh siswa-siswi kita adalah cerminan kerja keras, disiplin, serta pembinaan yang berkelanjutan. Madrasah akan terus memberikan dukungan dan apresiasi sebagai bentuk penghargaan atas usaha mereka,” ujarnya.
Ia menambahkan, konsistensi dalam memberikan penghargaan menjadi strategi penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang sehat, kompetitif, dan inspiratif.
“Kami ingin menumbuhkan budaya apresiatif. Setiap capaian harus dihargai agar semangat berkompetisi secara positif dapat tumbuh dan mengakar di kalangan peserta didik,” tambahnya.
Keberhasilan Taufik dan Dimas tidak terlepas dari latihan intensif serta pembinaan yang dilakukan oleh pelatih ekstrakurikuler pencak silat di lingkungan madrasah. Keduanya mengaku bangga atas capaian tersebut dan berkomitmen untuk terus meningkatkan kemampuan di ajang-ajang selanjutnya.
Pemberian apresiasi ini diharapkan mampu menjadi pemantik semangat bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga olahraga, seni, dan keterampilan lainnya.
Dengan pembinaan yang berkelanjutan serta dukungan penuh dari pihak madrasah, MAN Lombok Barat optimistis dapat mencetak lebih banyak generasi berprestasi yang mampu bersaing di tingkat daerah, nasional, hingga internasional.
Editor : Reza
Sumber Berita : Taufik Natanagara











