HaloNTB.com — Laskar Gibran menegaskan bahwa anggapan yang menyebut keberadaan Laskar Gibran dimaksudkan untuk melemahkan atau menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto merupakan narasi yang tidak berdasar dan keliru.
Sejak awal pendiriannya, Laskar Gibran secara konsisten menyatakan dukungan penuh terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai satu kesatuan kepemimpinan nasional yang sah dan konstitusional.
Laskar Gibran berpandangan bahwa dukungan terhadap Wakil Presiden Gibran tidak dapat dipisahkan dari dukungan terhadap Presiden Prabowo, mengingat keduanya merupakan pasangan kepemimpinan yang dipilih rakyat dan memiliki mandat bersama dalam menjalankan roda pemerintahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Fokus utama Laskar Gibran adalah berkontribusi secara konstruktif melalui pengawalan kebijakan strategis pemerintah, penguatan partisipasi generasi muda, serta menjaga stabilitas sosial dan persatuan nasional.
Sementara itu, Sekretaris Laskar Gibran NTB, Ranggalawe, turut menegaskan bahwa dukungan Laskar Gibran di daerah sepenuhnya sejalan dengan sikap dan arahan organisasi secara nasional. Ia menilai bahwa narasi yang mencoba memecah soliditas pemerintahan Prabowo–Gibran justru berpotensi mengganggu stabilitas dan konsentrasi pemerintah dalam menjalankan agenda pembangunan.
“Di daerah, termasuk di NTB, kami terus mengonsolidasikan kekuatan relawan untuk mendukung penuh pemerintahan Prabowo–Gibran. Kami tegaskan bahwa Laskar Gibran tidak pernah dan tidak akan menjadi alat untuk melemahkan Presiden Prabowo. Justru sebaliknya, kami berdiri tegak sebagai bagian dari kekuatan rakyat yang ingin memastikan pemerintahan ini berjalan sukses hingga akhir masa jabatan,” ujarnya kepada media, Sabtu (24/1/2026).
Ia menambahkan bahwa Laskar Gibran NTB secara aktif mendorong peran generasi muda agar terlibat dalam pembangunan, pengawasan sosial, serta penyebaran narasi positif tentang kebijakan pemerintah. Menurutnya, keberhasilan pemerintahan Prabowo–Gibran tidak hanya menjadi tanggung jawab elite politik, tetapi juga membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat.
“Kami mengajak semua pihak untuk tidak terjebak pada isu-isu provokatif yang memecah belah. Saat ini yang dibutuhkan adalah persatuan, kerja sama, dan dukungan nyata agar program-program pemerintah dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” pungkas Ranggalawe.







