Di Tengah Medan Ekstrem Pascabanjir, PLN Berjuang Kembalikan Terang Warga Pelangan

- Wartawan

Jumat, 23 Januari 2026 - 12:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas PLN bekerja hingga malam hari memperbaiki jaringan distribusi listrik dengan mengutamakan standar keselamatan kerja pascabanjir bandang.(Dok. PLN)

Petugas PLN bekerja hingga malam hari memperbaiki jaringan distribusi listrik dengan mengutamakan standar keselamatan kerja pascabanjir bandang.(Dok. PLN)

Halontb.com – Gelap tak berlangsung lama bagi warga Dusun Mecanggah dan sekitarnya. Meski diterjang banjir bandang akibat hujan ekstrem, upaya pemulihan listrik dilakukan cepat di tengah kondisi alam yang berubah drastis dan penuh risiko.

Peristiwa banjir pada Rabu (21/01) menyebabkan satu tiang listrik hanyut terbawa arus sungai di wilayah Desa Pelangan, Kecamatan Sekotong. Dampaknya tidak sederhana. Sungai yang sebelumnya relatif sempit kini melebar hingga 200 meter, menciptakan tantangan teknis luar biasa dalam proses perbaikan jaringan.

Bagi tim PLN, pekerjaan ini bukan sekadar memperbaiki jaringan. Mereka harus menembus arus sungai yang belum sepenuhnya stabil, menarik kabel melintasi bentangan air yang jauh lebih lebar dari kondisi normal, serta memastikan seluruh konstruksi aman sebelum listrik kembali dialirkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Putusnya tiang listrik tersebut membuat suplai dari gardu yang melayani Dusun Mecanggah, Dusun Pengendan, dan wilayah sekitar terhenti. Warga sempat mengalami pemadaman total, sementara aktivitas ekonomi dan rumah tangga ikut terdampak.

Di tengah tantangan itu, manajemen PLN UIW NTB turun langsung ke lapangan. General Manager Sri Heny Purwanti memimpin koordinasi percepatan perbaikan di titik hanyutnya tiang listrik. Menurutnya, kehadiran pimpinan di lokasi penting untuk memastikan keselamatan personel tetap terjaga.

“Kondisi lapangan sangat berat. Sungai melebar lima kali lipat dari kondisi normal, arusnya masih kuat. Namun komitmen kami adalah memastikan listrik kembali menyala secepat mungkin untuk masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa PLN tidak hanya fokus pada kecepatan pemulihan, tetapi juga disiplin terhadap standar keselamatan kerja. Seluruh personel dibekali perlengkapan pengaman dan bekerja sesuai prosedur, mengingat risiko yang dihadapi sangat tinggi.

Hingga kini, petugas PLN masih bersiaga di lokasi untuk menuntaskan proses penarikan kabel dan memastikan gardu kembali beroperasi normal. PLN juga mengingatkan warga agar memastikan instalasi listrik di rumah benar-benar aman sebelum digunakan kembali, serta segera melaporkan jika menemukan potensi bahaya kelistrikan di lingkungan sekitar.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sentuh Ujung Lombok Barat, Gerakan Pangan Murah Pemprov NTB Sukses Tekan Harga Sembako
Sukseskan MTQ NTB 2026, PLN Tegaskan Peran Strategis Listrik dalam Mendukung Kegiatan Keagamaan dan Pembangunan Daerah
PLN Hadirkan Energi hingga Jantung Persawahan Sumbawa, 18 Pompanisasi Kini Beroperasi Penuh Dukung Ketahanan Pangan
Wujud Kepedulian Sosial, YBM PLN UIW NTB Bantu 18 Guru Ngaji dan Penyandang Disabilitas
PLN dan Pemprov NTB Bersinergi Dorong Revolusi Kendaraan Listrik, Infrastruktur SPKLU Kian Merata
Maknai Hari Lahir Pancasila, YBM PLN Bima Salurkan Modal Usaha untuk 14 Perempuan Pelaku UMKM
YBM PLN NTB Salurkan Santunan untuk Anak Yatim di Batukliang Utara, Hadirkan Harapan dan Semangat Baru
Percepat Pemerataan Energi di NTB, PLN Gandeng 22 Mitra Kerja dan Siapkan Operasi Besar BPBL 2026

Berita Terbaru