Pilkada NTB 2024: Lalu Gita Ariadi Belum Kantongi Dukungan Partai

- Wartawan

Rabu, 10 Juli 2024 - 02:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lalu Gita Ariadi, bakal calon Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat. (Foto: istimewa)

Lalu Gita Ariadi, bakal calon Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat. (Foto: istimewa)

Halontb.com – Lalu Gita Ariadi, bakal calon Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat, tengah menghadapi tantangan besar dalam pencalonannya untuk Pilkada NTB 2024. Hingga kini, belum ada partai yang memberikan dukungan resmi, baik berupa surat tugas maupun rekomendasi, untuk pasangan Gita dan calon Wakil Gubernur NTB HM Sukiman Azmy.

Dalam pertemuan dengan kepala daerah di Pendopo Gubernur NTB, baru-baru ini, Gita mempertanyakan kemudahan memperoleh dukungan partai. “Yang gampang (dapat partai) siapa? Tunjukkan saya, yang gampang siapa?” tegasnya.

Sementara itu, pesaingnya, seperti pasangan Sitti Rohmi Djalillah – HW Musyafirin telah mendapatkan rekomendasi dari PDIP, dan Lalu Iqbal yang sudah mengantongi surat tugas dari Partai Demokrat dan PAN. Bahkan, duet Zulkieflimansyah dan Suhaeli FT sudah mengantongi SK rekomendasi dari PKS dan Partai NasDem.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gita menegaskan bahwa pencalonannya masih dalam proses dan beberapa partai sudah dilobi secara intensif. “Semua sudah kita jajaki pintu masuknya, semua ada responnya. Belum ada yang final. Dinamika terus peluang terjadi,” ungkapnya.

Namun, banyak pihak meragukan optimisme Gita dalam menghadapi Pilkada ini. Kondisi politik yang dinamis sering kali membutuhkan strategi yang matang dan dukungan yang kuat. Gita sendiri menyamakan strateginya dengan ikan lele yang berenang di kedalaman air, berharap dapat melompat ke permukaan pada saat yang tepat.

Meski demikian, skeptisisme tetap muncul. Apakah pencalonan Gita terlalu dipaksakan tanpa adanya dukungan pasti dari partai? Apakah strategi “ikan lele” cukup untuk menghadapi persaingan sengit di Pilkada NTB 2024? Hanya waktu yang akan menjawab.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

SK Tahunan Dipersoalkan, Ribuan Guru PPPK Lombok Barat Desak Kepastian Masa Kerja
Kunjungi Pelabuhan Lembar, Komisi VII DPR RI Dorong Penguatan Keamanan dan Penambahan Dermaga
DPRD Lobar Ungkap Dugaan Pola Pergeseran Anggaran, 90 Persen Proyek Temuan KPK Tak Pernah Dibahas di Paripurna
12 Tuntutan Forum FBI Warnai Hearing Akbar Bersama Seluruh Komisi DPRD Lombok Barat
NasDem Bantah Dugaan Aliran Dana di Balik Sikap Terima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Lombok Barat
Dewas RSUD Tripat Disorot, DPRD Lombok Barat Desak Evaluasi Menyeluruh
Sebelum Kena OTT KPK, LAZ Disebut Diam-diam Lobi Kursi Ketua Gerindra NTB saat Masih Pimpin PAN
Siapa yang Akan Duduki Wakil Bupati Lombok Barat? PAN Langsung Klaim Hak, Sejumlah Nama Mulai Bermunculan

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 06:16 WITA

3.170 Warga Binaan di NTB Terima Remisi HUT ke-81 RI, 26 Orang Langsung Bebas

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:32 WITA

Polda NTB Bongkar Jaringan Curanmor di Sekotong, Tiga Unit Motor Diamankan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:15 WITA

Perkuat Toleransi di NTB, PMB LP2M UIN Mataram Gelar Moderation Connect Ke-3

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:58 WITA

Dicecar Puluhan Pertanyaan KPK Selama Dua Jam, Wabup UNA: Syukurnya Tak Pernah Dilibatkan Proyek

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:03 WITA

Wabup UNA dan Sejumlah Pejabat Lombok Barat Diperiksa KPK Terkait Kasus OTT Bupati LAZ

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:03 WITA

SK Tahunan Dipersoalkan, Ribuan Guru PPPK Lombok Barat Desak Kepastian Masa Kerja

Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:49 WITA

Tiga Oknum Polisi di NTB Ditangkap Dugaan Kasus Narkoba, Berasal dari Polda NTB, Polres Lobar dan Bima Kota

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:57 WITA

Tender Kampus 3 UIN Mataram Disorot, Dugaan Pengaturan Pemenang dan Deal-dealan Proyek Rp7,8 Miliar Mencuat

Berita Terbaru