LOMBOK BARAT, HaloNTB.com – Halaman MAN Lombok Barat menjadi saksi bisu pergantian tongkat estafet kepemimpinan siswa pada Senin (21/9/2026). Dalam upacara pelantikan dan serah terima jabatan pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (ORSIMA) yang berlangsung khidmat, Kepala MAN Lombok Barat, H. Kemas Burhan, S.Pd., M.Pd., menekankan bahwa regenerasi bukan sekadar formalitas, melainkan momentum krusial untuk melahirkan inovasi dan aksi nyata bagi kemajuan madrasah.
Momentum ini merupakan kelanjutan dari pesta demokrasi yang telah digelar sebelumnya pada Sabtu (19/9/2026), di mana seluruh siswa terlibat dalam pemilihan Ketua dan Wakil Ketua ORSIMA periode baru secara terbuka, jujur, dan adil. Prosesi tersebut dinilai bukan hanya agenda rutin organisasi, tetapi bagian integral dari pendidikan karakter dan laboratorium kepemimpinan bagi peserta didik.
Baca juga: MAN Lombok Barat Gelar Pesta Demokrasi, Tiga Paslon Berebut Amanah Pimpin ORSIMA
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam amanatnya, H. Kemas Burhan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus ORSIMA periode sebelumnya. Ia menilai kontribusi mereka telah berhasil menghidupkan suasana madrasah dan mendukung program kelembagaan secara signifikan.
“Tidak ada yang bisa kami berikan selain ucapan terima kasih. Semoga pengalaman leadership selama menjadi pengurus ORSIMA dapat menjadi bekal bermakna bagi kalian di masa depan,” ujar Kemas Burhan.
Kepala Madrasah menegaskan bahwa kepemimpinan sejati tidak hanya diukur dari kemampuan berbicara di depan umum, melainkan juga kemampuan mendengar aspirasi, bekerja sama dalam tim, mengambil keputusan strategis, serta bertanggung jawab penuh terhadap amanah.
Kepada pengurus baru yang dilantik, Kemas Burhan memberikan pesan tegas: jangan terjebak pada zona nyaman dengan hanya meniru program lama.
“Berusahalah untuk berikhtiar, berinovasi dalam program, dan menghadirkan aksi-aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi madrasah dan seluruh siswa. Jangan hanya mencontoh, tapi kembangkan,” tegasnya.
Sebagai bentuk dukungan konkret dan motivasi, pihak madrasah mengumumkan pemberian Beasiswa Komite MAN Lombok Barat kepada para pengurus ORSIMA terpilih. Langkah ini diharapkan dapat memacu semangat pengurus baru untuk tetap menjaga keseimbangan antara prestasi akademik, non-akademik, dan tanggung jawab organisasi.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Muhsan, S.Pd., memandang ORSIMA sebagai wadah strategis untuk membentuk budaya positif di lingkungan madrasah. Ia mengingatkan agar jabatan tidak dilihat sebagai simbol kekuasaan, melainkan sebagai bukti kepercayaan yang harus dibayar dengan kerja nyata.
“Yang paling penting adalah kebersamaan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja sama. Pengurus baru harus menjadi teladan, baik dalam etika maupun kepedulian terhadap lingkungan madrasah,” ungkap Muhsan.
Baca juga: Dua Siswa MAN Lombok Barat Melaju ke OMI Tingkat Provinsi 2026
Senada dengan hal tersebut, Pembina ORSIMA MAN Lombok Barat, Muhammad Muzakki, S.Pd., menyoroti pentingnya soliditas tim. Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak ditentukan oleh satu atau dua individu, melainkan oleh gerak kolektif seluruh pengurus.
“Hari ini tentang bagaimana proses kepemimpinan terus berjalan. Pengurus lama telah memberi contoh, kini saatnya pengurus baru melanjutkan estafet tersebut dengan semangat dan inovasi,” kata Muzakki.
Suasana haru mewarnai sesi penyampaian kesan dan pesan dari perwakilan pengurus lama, Zalia Cahya Ramdini. Ia mengucapkan terima kasih kepada jajaran pimpinan madrasah dan dewan guru atas bimbingan yang diberikan selama masa baktinya.
Zalia juga secara khusus mengapresiasi kekompakan “Tim Tangguh” yang telah bergerak seirama menjalankan berbagai program. Di hadapan ratusan siswa dan guru, ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dan kesalahan selama memimpin.
“Semoga apa yang telah kami lakukan dapat memberikan manfaat dan menjadi bagian dari perjalanan baik bagi ORSIMA MAN Lombok Barat,” tuturnya dengan nada emosional.
Baca juga: Sisihkan 24 Sekolah, MAN Lombok Barat Juara FUTSALSIX 2026 Lewat Laga Dramatis
Pelantikan ORSIMA tahun ini menjadi simbol matanganya proses demokratisasi di tingkat siswa. Dari pemilihan yang transparan hingga pelantikan yang sakral, siswa MAN Lombok Barat belajar bahwa kepemimpinan lahir dari proses, keteladanan, dan keberanian memikul tanggung jawab.
Bagi pengurus lama, ini adalah akhir pengabdian sekaligus awal membawa pengalaman berharga ke jenjang berikutnya. Bagi pengurus baru, ini adalah hari pertama untuk membuktikan integritas dan kreativitas mereka.
Tongkat estafet telah resmi berpindah tangan. Kini, tantangan terbesar adalah memastikan bahwa semangat dedikasi pengurus lama tidak berhenti di seremoni, melainkan menjadi pijakan kuat bagi lahirnya terobosan-terobosan baru. Dari halaman madrasah, gerakan perubahan itu dimulai: dari siswa, untuk siswa, dan demi kemajuan MAN Lombok Barat.









