LOMBOK BARAT, Halontb.com – Momentum perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, kepedulian sosial kembali ditunjukkan tokoh masyarakat Sekotong, Lombok Barat, H. Lalu Daryadi atau yang akrab disapa Miq Tuan Dar. Sosok yang dikenal luas sebagai dermawan dan dekat dengan masyarakat itu kembali menyalurkan bantuan hewan kurban kepada warga di sejumlah wilayah di Kabupaten Lombok Barat.
Penyaluran hewan kurban tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian dan komitmen Miq Tuan Dar dalam membantu masyarakat, khususnya pada momentum Hari Raya Idul Adha yang identik dengan semangat berbagi, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama.
Dalam kegiatan sosial tersebut, Miq Tuan Dar menyerahkan satu ekor kambing kepada masyarakat Dusun Baun Beleng, Desa Sekotong Timur, Kecamatan Lembar. Selain itu, satu ekor sapi juga disalurkan kepada warga Dusun Motong Sari Gerung, Desa Gerung, Kecamatan Gerung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak hanya itu, bantuan hewan kurban berupa satu ekor sapi juga diberikan kepada masyarakat Desa Jelanteng Timur, Kecamatan Lembar. Sementara satu ekor sapi lainnya diserahkan kepada warga Dusun Mendagi, Desa Beleke, Kecamatan Gerung.
Penyaluran bantuan hewan kurban tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Warga menilai langkah yang dilakukan Miq Tuan Dar bukan hanya sekadar bantuan sosial tahunan, tetapi juga bentuk kepedulian yang konsisten terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Langkah ini mendapat apresiasi besar dari warga setempat, mengingat bantuan langsung berupa hewan utuh seperti ini sangat membantu panitia kurban di tingkat dusun dan desa dalam memenuhi ketersediaan daging bagi masyarakat kurang mampu.
Perwakilan dari Gedeng Sekotong, Muhaddisin, yang mengawal langsung proses distribusi ini, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar rutinitas tahunan menjelang hari raya. Lebih dari itu, aksi ini merupakan refleksi spiritual dan bentuk keimanan yang diwujudkan dalam tindakan nyata.
Menurutnya, pemberian hewan kurban memiliki makna yang sangat mendalam. Bukan hanya sebagai ibadah ritual, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian sosial untuk berbagi kebahagiaan dengan sesama.
“Memberikan hewan kurban adalah bentuk manifestasi syukur seorang hamba atas segala rezeki dan nikmat Allah SWT. Wujud terima kasih ini tidak hanya diucapkan lewat lisan, tetapi dibuktikan dengan tindakan nyata, yakni rela menyisihkan harta terbaik untuk mendekatkan diri kepada-Nya dan berbagi kebahagiaan dengan sesama,” ujar Muhaddisin kepada Media Halontb.com, Rabu (27/5).
Ia menjelaskan, momentum Hari Raya Idul Adha sejatinya menjadi pengingat bagi seluruh umat Muslim tentang pentingnya nilai keikhlasan, pengorbanan, dan solidaritas sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurut Muhaddisin, semangat berbagi yang ditunjukkan Miq Tuan Dar diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terus menumbuhkan rasa kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang masih menjadi tantangan bagi sebagian warga.
“Momentum Idul Adha mengajarkan kita tentang arti pengorbanan, keikhlasan, dan kebersamaan. Apa yang dilakukan Miq Tuan Dar ini merupakan contoh nyata kepedulian sosial yang patut diapresiasi,” katanya.
Ia juga berharap bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat penerima dan membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat.
“Semoga dengan pemberian bantuan hewan kurban dari Miq Tuan Dar ini nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat. Kami berharap bantuan hewan kurban ini dapat memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat yang membutuhkan dan semakin mempererat rasa persaudaraan serta kebersamaan,” tambahnya.
Dikenal sebagai sosok yang aktif membantu masyarakat, Miq Tuan Dar selama ini kerap terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan di wilayah Lombok Barat, khususnya di Kecamatan Sekotong dan sekitarnya.
Kepeduliannya terhadap masyarakat menjadikan dirinya dikenal luas sebagai tokoh yang dekat dengan warga dan memiliki perhatian besar terhadap kebutuhan sosial masyarakat.
Pada momentum Hari Raya Idul Adha, penyaluran hewan kurban tersebut diharapkan tidak hanya membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga memperkuat nilai-nilai gotong royong, solidaritas, dan kebersamaan antarwarga.
Tradisi berbagi hewan kurban pada momentum Idul Adha sendiri menjadi salah satu bentuk ibadah yang sarat makna, sekaligus simbol kepedulian terhadap sesama. Melalui kegiatan tersebut, semangat berbagi rezeki dan mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat terus terjaga.
Masyarakat penerima bantuan pun mengaku bersyukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Mereka berharap kegiatan sosial seperti ini terus berlanjut dan dapat menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan di berbagai wilayah Lombok Barat.











