GIRI MENANG Halontb.com – Pemerintah Kabupaten ( Pemkab) Lombok Barat (Lobar) resmi meluncurkan logo skaligus membuka rangkaian Hari jadi (HUT) ke-68 dengan mengusung tema “Patju Begawean” dalam seremoni yang digelar di kawasan Bundaran Giri Menang Square (GMS), Selasa (17/3).
Tema tersebut menegaskan komitmen daerah dalam memperkuat kolaborasi serta mengoptimalkan potensi desa sebagai motor penggerak ekonomi.
Kick-off peringatan HUT Lobar ini berlangsung semarak dengan melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) se-Kabupaten Lobar. Tidak hanya bersifat seremonial, kegiatan juga diisi aksi sosial berupa pembagian takjil gratis kepada pengguna jalan sebagai wujud kepedulian di bulan Ramadan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Lobar, Lalu Ahmad Zaini (LAZ), dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan tahun ini tetap digelar secara optimal meskipun di tengah tantangan ekonomi. Menurutnya, kunci utama keberhasilan kegiatan terletak pada semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor.
“Ini adalah kerja bersama. Antusiasme seluruh tim sangat tinggi dalam menuangkan potensi terbaik sebagai bentuk cinta terhadap Lombok Barat. Momentum ini menjadi model kerja masa depan kita, saling mengisi dan mengoptimalkan potensi secara maksimal,” ujarnya.
Pemkab Lobar telah menyiapkan rangkaian agenda yang beragam dan inklusif, mulai dari kegiatan religi, olahraga, seni budaya hingga hiburan rakyat.
Salah satu kegiatan unggulan yang disiapkan adalah Lombok Barat Night Run, ajang olahraga malam yang mengusung gaya hidup sehat sekaligus mempromosikan wajah Kota Gerung yang semakin tertata dan terang. Rute lomba akan melintasi kawasan ikonik seperti Dasan Geres dengan hadiah kompetitif di tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Selain itu, Pameran Potensi Desa menjadi fokus utama dalam perayaan tahun ini. Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah promosi sekaligus edukasi bagi produk unggulan desa agar mampu menembus pasar yang lebih luas. Rencananya, pameran tersebut akan dihadiri oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi pada puncak acara 19 April mendatang.
Inovasi lainnya ditampilkan melalui Lomba Video Klip Mars Lobar yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan kreativitas dan menampilkan karya terbaik mereka.

Di sisi hiburan, masyarakat akan disuguhkan berbagai pertunjukan, mulai dari penampilan band lokal legendaris Amtenar hingga atraksi budaya tradisional Peresean yang akan digelar di koloseum taman kota yang baru direnovasi.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati yang didampingi Wakil Bupati Nurul Adha, Penjabat Sekretaris Daerah Akhmad Saikhu, serta Direktur Utama PTAM Giri Menang H. Sudirman, juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan strategis.
Beberapa di antaranya meliputi pembangunan pasar modern serta rencana pembangunan Islamic Center di Gerung yang diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan kegiatan keagamaan.
“Dengan hadirnya pasar modern dan Islamic Center, Gerung akan memiliki daya tarik yang kuat. Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi bagian dari upaya menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya peran desa dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui pameran potensi desa, diharapkan produk lokal mampu naik kelas dan memiliki daya saing yang lebih luas.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam menyemarakkan rangkaian HUT ke-68 ini.
“Hakikat ulang tahun ini adalah milik masyarakat. Karena itu, seluruh rangkaian kegiatan harus dapat dinikmati oleh masyarakat Lombok Barat,” pungkasnya.
Rangkaian perayaan HUT ke-68 Kabupaten Lombok Barat akan berlangsung hingga puncak acara pada 19 April 2026, yang akan diisi dengan upacara bendera dan malam syukuran.
“Dirgahayu Kabupaten Lombok Barat, Dirgahayu Gumi Patut Patuh Patju,” tutup Bupati LAZ.
Editor : reza
Sumber Berita : Taufik Natanagara







