HALO NTB — JAKARTA, Di balik lampu rumah yang menyala, mesin usaha yang terus beroperasi, hingga ruang kelas yang tetap terang pada malam hari, terdapat peran listrik yang kerap tidak terlihat, tetapi sangat menentukan kehidupan masyarakat.
Listrik telah berkembang jauh melampaui fungsi dasarnya sebagai sumber penerangan. Kini, keberadaannya menjadi salah satu fondasi utama yang menopang pendidikan, pelayanan kesehatan, kegiatan ekonomi, hingga pertumbuhan industri.
Pesan tersebut menjadi salah satu penekanan PT PLN (Persero) dalam memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81, yang mengusung tema “Energi untuk Semua, Kemandirian bagi Indonesia”.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Direktur Utama PLN, Suroso Isnandar, menyebut bahwa selama lebih dari delapan dekade, listrik telah menjadi enabler atau penggerak bagi kehidupan dan pembangunan nasional.
Artinya, keberhasilan pelayanan kelistrikan tidak semata-mata diukur dari jumlah energi yang disalurkan, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Bagi pelaku usaha kecil, listrik menjadi penopang operasional usaha. Bagi keluarga, keberadaan listrik memberikan kenyamanan sekaligus mendukung berbagai kebutuhan rumah tangga. Sementara bagi anak-anak, akses listrik membuka ruang lebih luas untuk belajar dan mempersiapkan masa depan.
Di sektor industri, listrik menjadi bagian penting dalam menjaga produktivitas dan keberlangsungan kegiatan produksi.
“Usaha kecil yang terus berputar melayani pembeli, industri yang berkembang pesat, ekonomi yang tumbuh baik, setiap rumah yang selalu tenang dengan listrik yang terus menyala. Di sanalah pengabdian menemukan artinya,” ungkap Suroso.
Pernyataan tersebut menggambarkan bagaimana pelayanan kelistrikan memiliki hubungan langsung dengan peningkatan kualitas kehidupan masyarakat.
Dalam konteks pembangunan nasional, pemerataan akses energi juga menjadi persoalan penting. Sebab, ketersediaan listrik yang andal dapat membuka peluang aktivitas ekonomi, memperkuat produktivitas, dan mendukung berbagai layanan dasar masyarakat.
Karena itu, PLN menyatakan terus memperkuat transformasi perusahaan melalui pengembangan energi bersih, digitalisasi sistem kelistrikan terintegrasi, serta inovasi teknologi masa depan.
Melalui semangat PLN Empower All, perusahaan berupaya memastikan energi yang disalurkan dapat memberikan nilai tambah dan memberdayakan kehidupan masyarakat.
Komitmen tersebut sekaligus menempatkan PLN pada tanggung jawab yang lebih luas. Tidak hanya sebagai penyedia tenaga listrik, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem pembangunan yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan.
Direktur Utama PLN juga menegaskan bahwa arah pengembangan perusahaan akan diselaraskan dengan kebijakan pemerintah terkait ketahanan energi dan percepatan transisi energi bersih.
Dengan demikian, agenda masa depan kelistrikan nasional tidak hanya berkaitan dengan penambahan kapasitas pembangkit, tetapi juga bagaimana energi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat kehidupan masyarakat.
Peringatan HLN ke-81 menjadi momentum untuk kembali melihat listrik dari perspektif yang lebih luas: bukan hanya tentang terang atau gelap, melainkan tentang kesempatan, produktivitas, pendidikan, dan harapan.
Sebab, ketika listrik hadir secara andal dan merata, yang ikut bergerak bukan hanya mesin dan peralatan elektronik, tetapi juga roda kehidupan serta masa depan bangsa.







