Sumbawa Barat,Halontb.com – Suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti Central HWM Center, Senin (9/3/2026), ketika puluhan lansia dan anak yatim piatu menerima paket parcel Ramadan dari Ibu Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa Barat. Kegiatan sosial yang digelar pada hari ke-19 Ramadan itu menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Satu per satu penerima bantuan tampak tersenyum saat paket parcel diserahkan langsung oleh Wakil Bupati. Bagi para lansia dan anak yatim, bantuan tersebut bukan sekadar paket kebutuhan, melainkan juga bentuk perhatian dan kasih sayang dari pemerintah di tengah bulan suci yang penuh berkah.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati menegaskan bahwa kegiatan berbagi kepada masyarakat rentan merupakan bagian dari komitmen moral pemerintah daerah. Menurutnya, pemimpin tidak hanya dituntut menjalankan fungsi administratif pemerintahan, tetapi juga harus hadir secara nyata di tengah masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ramadan adalah momentum untuk memperkuat kepedulian dan solidaritas sosial. Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan masyarakat, khususnya yang membutuhkan, tetap mendapat perhatian,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa kegiatan sosial seperti ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak baik pemerintah, pelaku usaha, maupun masyarakat umum untuk turut menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama.
Menurutnya, kepedulian sosial merupakan fondasi penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis. Ketika rasa empati dan solidaritas tumbuh, maka berbagai persoalan sosial di daerah akan lebih mudah diatasi secara bersama.
Selain itu, Wakil Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berkomitmen mendengar berbagai aspirasi dan kebutuhan masyarakat. Ia memastikan setiap keluhan warga akan menjadi perhatian serius dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sumbawa Barat.
Kegiatan berbagi parcel Ramadan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keberadaan pemerintah tidak hanya hadir melalui program pembangunan fisik, tetapi juga melalui sentuhan kemanusiaan yang langsung dirasakan oleh masyarakat.
Di bulan suci yang identik dengan nilai keikhlasan dan kepedulian, langkah kecil seperti ini menjadi simbol bahwa kebersamaan dan solidaritas tetap menjadi kekuatan utama dalam membangun daerah.
Sumber Berita : Mehmed Aidil


































