Home / NTB

Setelah Dua Hari Buka Tutup, Pelabuhan Kayangan Kembali Normal di Tengah Peringatan Cuaca Ekstrem

- Wartawan

Minggu, 25 Januari 2026 - 02:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas memantau proses bongkar muat kendaraan di Pelabuhan Kayangan di tengah masa waspada cuaca ekstrem sesuai peringatan BMKG periode 20–26 Januari 2026.(Foto: Istimewa)

Petugas memantau proses bongkar muat kendaraan di Pelabuhan Kayangan di tengah masa waspada cuaca ekstrem sesuai peringatan BMKG periode 20–26 Januari 2026.(Foto: Istimewa)

Halontb.comLOMBOK TIMUR – Aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Kayangan menuju Poto Tano kembali berjalan normal pada Sabtu (24/1/2026) malam. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Kayangan memastikan bahwa kondisi cuaca dan perairan saat ini masih dalam batas aman untuk pelayaran, meskipun wilayah NTB sedang berada dalam periode peringatan cuaca ekstrem dari BMKG.

Kepastian tersebut diperoleh dari laporan pelayaran kapal KMP Belida yang berangkat dari Kayangan menuju Poto Tano pada pukul 19.15 Wita. Berdasarkan laporan nakhoda, posisi kapal berada di titik koordinat 08° 28’ 650” LS dan 116° 41’ 820” BT dengan kecepatan 5,9 knot.

Dalam laporan cuaca tersebut, kondisi laut terpantau relatif tenang dengan tinggi gelombang sekitar 0,5 meter. Angin bertiup dari arah selatan dengan intensitas rendah, arus laut mengarah ke utara, cuaca berawan, serta jarak pandang dinyatakan normal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perwakilan manajemen ASDP Kayangan, Erlisetya Wahyudi, mengatakan bahwa situasi ini memungkinkan operasional pelabuhan kembali berjalan seperti biasa.

“Saat ini Pelabuhan Kayangan beroperasi normal karena kondisi cuaca cukup baik,” ungkapnya.

Kebijakan Keselamatan Tetap Dikedepankan

Sebelumnya, dalam dua hari terakhir, pelayaran lintas Kayangan–Poto Tano sempat diberlakukan sistem buka tutup. Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah antisipasi atas kondisi cuaca yang tidak stabil.

“Buka tutup dilakukan sesuai dengan arahan regulator dan berdasarkan pertimbangan keselamatan,” kata Erlisetya.

Menurutnya, keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan operasional, terlebih di tengah potensi cuaca ekstrem.

Pengumuman Lewat Pengeras Suara

Untuk memastikan penumpang mendapatkan informasi terbaru, ASDP Kayangan menyampaikan seluruh perkembangan kondisi pelayaran melalui sistem pengeras suara di pelabuhan.

“Imbauan dan informasi terkait kondisi cuaca maupun operasional pelayaran kami sampaikan melalui public address di area pelabuhan,” jelas Erlisetya.

Dengan sistem ini, penumpang diharapkan dapat menyesuaikan rencana perjalanan dan memahami kemungkinan perubahan jadwal keberangkatan.

Masih Dalam Pantauan Cuaca BMKG

BMKG sebelumnya menetapkan peringatan potensi cuaca ekstrem di NTB pada periode 20–26 Januari 2026, dengan potensi hujan lebat disertai angin kencang yang dapat berdampak pada transportasi laut.

ASDP Kayangan menyatakan tetap mengacu pada informasi BMKG serta laporan langsung dari kapal-kapal yang beroperasi di lapangan.

“Kami terus memantau perkembangan cuaca. Jika kondisi berubah dan tidak aman untuk pelayaran, maka operasional akan kembali disesuaikan,” tegas Erlisetya.

Ia mengimbau masyarakat yang akan menyeberang agar tetap memperhatikan informasi resmi dari petugas pelabuhan dan tidak memaksakan perjalanan jika kondisi cuaca memburuk.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sinergi FDIK UIN Mataram dan Kemenhaj: Menstandardisasi Kompetensi Pembimbing Haji di Era Baru.
Kado Terindah Awal Tahun! 2.997 Tenaga Honorer Lobar Akhirnya Resmi Berstatus ASN
Pemprov NTB dan Direktorat PPA Polda NTB Kolaborasi Berantas Kejahatan Siber Terhadap Perempuan dan Anak
VIRAL! Potret Memprihatinkan Janda Miskin Ekstrem di Kuripan Selatan, Menanti Uluran Tangan Pemerintah
Dari Bantuan Hingga Asesmen, YBM PLN Petakan Luka Banjir di Sekotong Lombok Barat
Akses Lumpuh Total, DPRD Lombok Barat Minta Perbaikan Jembatan Sedau Jadi Prioritas Utama
Sadis dan Misterius! Mr X Ditemukan Tewas Terbakar di Sekotong, Polisi Selidiki Unsur Pembunuhan
Dari Ampenan, Gubernur NTB Serukan Mitigasi Serius Hadapi Ancaman Rob di Kawasan Pesisir

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 05:29 WITA

DPRD NTB Tegaskan Sikap: Polri Harus Tetap di Bawah Komando Presiden

Senin, 26 Januari 2026 - 14:07 WITA

Laskar Gibran Tegaskan Komitmen Kawal Pemerintahan Prabowo–Gibran, Bantah Isu Perpecahan

Sabtu, 24 Januari 2026 - 15:31 WITA

Ketua Umum Laskar Gibran Pusat dan Daerah Tegaskan Konsistensi Dukungan terhadap Pemerintahan Prabowo–Gibran

Rabu, 31 Desember 2025 - 06:10 WITA

Reformasi Birokrasi Berlanjut, Pemkab Lombok Barat Segarkan OPD dan Lantik Pejabat Strategis

Jumat, 8 Agustus 2025 - 15:53 WITA

Lalu Winengan Luncurkan “ABG – Abangnya Bang Gibran”: Sinyal Dukungan Total untuk Sang Wapres, Lawan Politik Mulai Resah ?

Minggu, 20 Juli 2025 - 03:01 WITA

Anggota DPRD NTB Periode 2019-2024 Bikin Testimoni, Ungkap Kronologi Kasus Bagi-bagi Uang Siluman di DPRD NTB

Rabu, 25 Juni 2025 - 09:40 WITA

Mendengar Langsung Suara Rakyat, Hj. Rafi’ah Janjikan Sumur Bor dan Dukung Tradisi Sosial Rungkang

Minggu, 22 Juni 2025 - 09:12 WITA

Musda XI Golkar NTB Rampung, Mohan Terpilih Aklamasi dan Siap Rebut Dapil NTB I

Berita Terbaru