Home / NTB

Ramai Disorot Publik, Kemenhaj NTB Pastikan Mekanisme Seleksi Petugas Haji Tidak Berubah

- Wartawan

Senin, 19 Januari 2026 - 04:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah NTB memberikan keterangan pers terkait polemik seleksi Petugas Haji Daerah.(Foto: Istimewa)

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah NTB memberikan keterangan pers terkait polemik seleksi Petugas Haji Daerah.(Foto: Istimewa)

Halontb.com – Sorotan publik terhadap syarat rekomendasi gubernur dalam flyer seleksi Petugas Haji Daerah memicu diskusi luas di berbagai kalangan, mulai dari aktivis, LSM, hingga masyarakat umum. Menanggapi hal tersebut, Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi NTB memastikan bahwa seluruh proses seleksi tetap berjalan sesuai regulasi resmi kementerian dan tidak keluar dari ketentuan yang selama ini berlaku.

Kepala Kanwil Kemenhaj NTB menjelaskan bahwa keterlibatan pemerintah daerah dalam bentuk rekomendasi telah diatur dalam regulasi sebagai bagian dari proses administratif pengusulan. Ketentuan ini bukanlah kebijakan baru dan telah diterapkan pada seleksi petugas haji tahun-tahun sebelumnya.

“Rekomendasi bukan alat meloloskan peserta, tetapi bagian dari administrasi. Penilaian tetap mengacu pada kompetensi, pengalaman, dan kebutuhan riil pelayanan jamaah haji,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, seleksi petugas haji memiliki peran strategis karena menyangkut langsung kualitas pelayanan ibadah jamaah di Tanah Suci. Oleh karena itu, kementerian memastikan bahwa prosesnya dilakukan secara profesional, terukur, dan sesuai aturan yang berlaku secara nasional.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan menentukan kelulusan peserta, melainkan menjalankan fungsi administratif sebagaimana diamanatkan regulasi. Seluruh keputusan seleksi tetap berada dalam sistem yang dibangun oleh kementerian melalui tahapan dan indikator yang jelas.

Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, Kakanwil mengimbau masyarakat agar tidak terjebak pada kesimpulan sepihak. Ia menekankan pentingnya klarifikasi langsung dari sumber resmi agar tidak terjadi kesalahpahaman yang berlarut-larut.

“Pelayanan haji adalah amanah besar. Yang menjadi fokus kami adalah bagaimana jamaah NTB dilayani oleh petugas yang benar-benar siap dan berkompeten,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kuta Jangan Hanya Dijual sebagai Surga Wisata, Sistem Perlindungan Wisatawan Harus Naik Kelas
Khairunnisa Qariah Asal Bima Juara 1 MTQ Nasional XXXI, NTB Naik ke Peringkat 9
PPK UIN Mataram Tegaskan Proyek Laboratorium Kedokteran Tetap Berjalan, “Tidak Ada Subkon”
Dari 6 Meter Menjadi 10,5 Meter, Wajah Baru Ruas Jereweh-Benete Usai Ditangani
FORMAL Resmi Lahir Pasca OTT Bupati Lobar, Media Bersatu Tolak Praktik Pilih Kasih dan Pengkotakan Pers
Bulog NTB Terima Aspirasi Massa, Tegaskan Transparansi serta Dukung Penegakan Hukum Kasus Beras Oplosan
BPS Catat NTP NTB Naik Jadi 130,44, Daya Beli Petani Menguat
Detik-detik Mencekam Atap SMAN 7 Mataram Roboh: Siswa Panik Berhamburan, 5 Orang Terluka

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:45 WITA

Di Balik Gemerlap MotoGP Mandalika, PLN Kawal Enam Titik yang Tak Boleh Kehilangan Daya

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:41 WITA

Bukan Hanya Menjaga Listrik MotoGP, PLN Hadir Berbagi untuk Warga Mandalika

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:37 WITA

Ratusan Petugas PLN Jadi Garda Terdepan Kelistrikan MotoGP Mandalika 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:59 WITA

ASDP Lembar Perkuat Kesiapan Jelang MotoGP, 17 Kapal Siap Dioperasikan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:22 WITA

Mandalika Kembali Jadi Panggung Dunia, PLN Perkuat Kesiapan Kelistrikan Jelang MotoGP 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:34 WITA

Tak Sekadar Soal Listrik, PLN UP3 Bima Ikut Merawat Pesisir Kota Bima

Rabu, 30 September 2026 - 13:15 WITA

11 Hari Menuju MotoGP Mandalika 2026, PLN Mulai ‘Stress Test’ Peralatan Kelistrikan

Rabu, 30 September 2026 - 13:12 WITA

Ketika Rp1 Investasi Sosial Menghasilkan Rp2,56 Manfaat, Pelajaran dari Desa Berdaya Medana

Berita Terbaru