Di Tengah Tantangan Industri Keuangan, Bank NTB Syariah Tunjukkan Optimisme dan Kinerja Positif

- Wartawan

Minggu, 10 Mei 2026 - 02:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUPS Tahunan Bank NTB Syariah Tahun Buku 2025 menegaskan komitmen Perseroan terhadap transparansi, penguatan layanan, dan pembangunan ekonomi daerah.(Dok.Bank NTB Syariah)

RUPS Tahunan Bank NTB Syariah Tahun Buku 2025 menegaskan komitmen Perseroan terhadap transparansi, penguatan layanan, dan pembangunan ekonomi daerah.(Dok.Bank NTB Syariah)

MATARAM,Halontb.com — PT Bank NTB Syariah menunjukkan optimisme menghadapi persaingan industri perbankan nasional melalui pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 yang digelar pada Jumat (08/05/2026).

Forum tahunan yang berlangsung di Auditorium Raudhah Bank NTB Syariah itu menjadi momentum penting bagi Perseroan dalam menegaskan arah kebijakan perusahaan, memperkuat tata kelola, serta menjaga kesinambungan transformasi bisnis di tengah perubahan industri keuangan yang semakin dinamis.

RUPS dihadiri jajaran pemegang saham dari Pemerintah Provinsi NTB, pemerintah kabupaten/kota se-NTB, dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui dan mengesahkan laporan pertanggungjawaban Direksi, laporan pengawasan Dewan Komisaris, serta laporan Dewan Pengawas Syariah untuk Tahun Buku 2025.

Tak hanya itu, laporan keuangan Perseroan per 31 Desember 2025 juga resmi disahkan.

Pengesahan tersebut menjadi penanda bahwa kinerja Bank NTB Syariah sepanjang 2025 dinilai tetap sehat dan terjaga, meski industri perbankan menghadapi tantangan yang tidak ringan.

Bank NTB Syariah dinilai berhasil menjaga stabilitas perusahaan melalui strategi bisnis yang terukur, penguatan tata kelola, dan manajemen risiko yang adaptif terhadap perubahan.

Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, mengatakan bahwa berbagai tantangan yang dihadapi sepanjang tahun lalu justru menjadi proses pembelajaran penting bagi perusahaan untuk memperkuat daya tahan bisnis.

Menurutnya, penguatan sistem pengelolaan risiko menjadi salah satu fokus utama perusahaan agar tetap mampu menjaga kualitas pembiayaan dan keberlangsungan bisnis secara berkelanjutan.

“Pelaksanaan RUPS Tahunan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen Perseroan terhadap tata kelola perusahaan yang baik, transformasi berkelanjutan, dan penguatan kontribusi terhadap pembangunan daerah,” katanya.

Ia menjelaskan, di tengah kompetisi industri keuangan yang semakin agresif, Bank NTB Syariah terus melakukan pembenahan layanan dan mempercepat transformasi digital agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Selain memperkuat bisnis inti perusahaan, Bank NTB Syariah juga tetap menempatkan aspek sosial sebagai bagian penting dalam arah kebijakan perusahaan.

Hal itu terlihat dari keputusan RUPS yang menyetujui pembayaran zakat perusahaan melalui BAZNAS di masing-masing daerah serta pengalokasian anggaran CSR Tahun 2026.

Kebijakan tersebut mencerminkan upaya perusahaan untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan tanggung jawab sosial kepada masyarakat.

Dalam beberapa tahun terakhir, Bank NTB Syariah memang terus memperluas perannya dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah, khususnya melalui penguatan sektor UMKM dan pengembangan ekonomi syariah berbasis masyarakat.

“Bank NTB Syariah terus bergerak dengan semangat Berkah Bermakna, tidak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga memastikan keberadaan Bank mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Nazaruddin.

Ia menambahkan, pengembangan layanan digital, peningkatan kualitas bisnis, serta penguatan ekosistem ekonomi syariah akan terus menjadi prioritas perusahaan ke depan.

Sementara itu, RUPS juga memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik dalam pelaksanaan audit laporan keuangan Perseroan Tahun Buku 2026.

Keputusan tersebut dinilai penting sebagai bagian dari penguatan transparansi dan profesionalisme perusahaan di tengah tuntutan publik terhadap tata kelola industri keuangan yang semakin ketat.

Dengan hasil RUPS Tahun Buku 2025 ini, Bank NTB Syariah optimistis mampu mempertahankan tren positif perusahaan sekaligus memperkuat posisinya sebagai bank syariah kebanggaan masyarakat Nusa Tenggara Barat yang modern, profesional, dan kompetitif di tingkat nasional.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tebar Qurban Insan Amanah 2026, Bank NTB Syariah Hadirkan Kebahagiaan hingga Pelosok NTB
TASPEN Gandeng Bank NTB Syariah, Penyerahan Hak Pensiun Pejabat Negara Berlangsung Penuh Makna
Tak Hanya Hadirkan Listrik, PLN UIW NTB Tebar Kepedulian Lewat Kurban Iduladha untuk 1.800 Penerima Manfaat
Listrik Tetap Menyala Saat Iduladha, PLN NTB Buktikan Kesiapan Sistem dan Kekuatan Personel di Lapangan
Dari Lombok ke Jepang dan Malaysia, Bank NTB Syariah Buka Jalan Baru PMI Lewat Skema KUR Berbasis Perlindungan
Pastikan Ibadah Idul Adha Berjalan Khusyuk, PLN UIW NTB Perkuat Sistem Kelistrikan di Seluruh Daerah
Tak Hanya Bicara Listrik, Srikandi PLN UIW NTB Edukasi Mahasiswa Unram Lawan Sexual Harassment
Bank NTB Syariah Respons Aduan Nasabah di Dompu, Tegaskan Akad Pembiayaan Memiliki Dasar Hukum dan Mekanisme Jelas

Berita Terbaru