62 Tahun Mengabdi, Bank NTB Syariah Hadiahkan Aksi Hijau untuk Alam Lewat Penanaman Mangrove Paremas

- Wartawan

Senin, 27 Juli 2026 - 08:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bank NTB Syariah bersama mitra dan pemangku kepentingan saat melakukan penanaman mangrove di Ekowisata Mangrove Paremas, Lombok Timur. (Dok. Bank NTB Syariah)

Bank NTB Syariah bersama mitra dan pemangku kepentingan saat melakukan penanaman mangrove di Ekowisata Mangrove Paremas, Lombok Timur. (Dok. Bank NTB Syariah)

LOMBOK TIMUR, Halontb.com – Perjalanan panjang 62 tahun Bank NTB Syariah ditandai dengan langkah yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia dan HUT ke-62, Bank NTB Syariah menghadirkan aksi hijau melalui penanaman mangrove di kawasan Ekowisata Mangrove Paremas, Kabupaten Lombok Timur.

Kegiatan ini menjadi refleksi perjalanan perusahaan dalam membangun kebermanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi Bank NTB Syariah, menjaga lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan. Melalui pendekatan ESG, perusahaan berupaya memastikan setiap langkah pembangunan tetap memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola yang baik.

Direktur Teknologi Informasi Bank NTB Syariah, Rully Feranata, menyampaikan bahwa momentum HUT ke-62 menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan.

“Perjalanan kami selama 62 tahun bukan hanya tentang bagaimana memberikan layanan keuangan terbaik kepada masyarakat, tetapi juga bagaimana memberikan kontribusi nyata untuk lingkungan,” jelas Rully.

Menurutnya, mangrove memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat pesisir. Ekosistem ini menjadi rumah bagi berbagai biota laut sekaligus menjadi pelindung kawasan pantai dari ancaman abrasi.

Lebih dari itu, mangrove juga menjadi salah satu solusi alami dalam menghadapi dampak perubahan iklim karena kemampuannya menyerap karbon.

“Kita tidak bisa berbicara tentang masa depan tanpa menjaga lingkungan hari ini. Karena itu, aksi seperti ini harus menjadi gerakan bersama,” katanya.

Penanaman mangrove tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Bank NTB Syariah dengan Coral Reef Care, Indonesia Biru Foundation (IBF), Yayasan Bale Mangrove Lombok, serta Pemerintah Desa Paremas.

Kegiatan tersebut turut dihadiri berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan pemerintah daerah, lembaga konservasi, akademisi, dan komunitas lingkungan.

Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi bukti bahwa menjaga alam membutuhkan kepedulian bersama. Tidak hanya pemerintah, tetapi juga dunia usaha dan masyarakat memiliki peran penting dalam memastikan keberlanjutan ekosistem.

Melalui kegiatan konservasi ini, Bank NTB Syariah berharap kawasan Mangrove Paremas dapat terus tumbuh menjadi pusat edukasi lingkungan, destinasi ekowisata, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Sebuah pesan sederhana menjadi makna utama dari kegiatan tersebut: menjaga alam hari ini berarti menyiapkan kehidupan yang lebih baik bagi generasi yang akan datang.

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Berita Terkait

Di Balik Gemerlap MotoGP Mandalika, PLN Kawal Enam Titik yang Tak Boleh Kehilangan Daya
Jelang MotoGP Mandalika 2026, ITDC-DLU Gelar Simulasi Pelayaran dan Perkuat Konektivitas Laut
Bukan Hanya Menjaga Listrik MotoGP, PLN Hadir Berbagi untuk Warga Mandalika
Ratusan Petugas PLN Jadi Garda Terdepan Kelistrikan MotoGP Mandalika 2026
ASDP Lembar Perkuat Kesiapan Jelang MotoGP, 17 Kapal Siap Dioperasikan
Mandalika Kembali Jadi Panggung Dunia, PLN Perkuat Kesiapan Kelistrikan Jelang MotoGP 2026
Tak Sekadar Soal Listrik, PLN UP3 Bima Ikut Merawat Pesisir Kota Bima
11 Hari Menuju MotoGP Mandalika 2026, PLN Mulai ‘Stress Test’ Peralatan Kelistrikan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:45 WITA

Di Balik Gemerlap MotoGP Mandalika, PLN Kawal Enam Titik yang Tak Boleh Kehilangan Daya

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:41 WITA

Bukan Hanya Menjaga Listrik MotoGP, PLN Hadir Berbagi untuk Warga Mandalika

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:37 WITA

Ratusan Petugas PLN Jadi Garda Terdepan Kelistrikan MotoGP Mandalika 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:59 WITA

ASDP Lembar Perkuat Kesiapan Jelang MotoGP, 17 Kapal Siap Dioperasikan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:22 WITA

Mandalika Kembali Jadi Panggung Dunia, PLN Perkuat Kesiapan Kelistrikan Jelang MotoGP 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:34 WITA

Tak Sekadar Soal Listrik, PLN UP3 Bima Ikut Merawat Pesisir Kota Bima

Rabu, 30 September 2026 - 13:15 WITA

11 Hari Menuju MotoGP Mandalika 2026, PLN Mulai ‘Stress Test’ Peralatan Kelistrikan

Rabu, 30 September 2026 - 13:12 WITA

Ketika Rp1 Investasi Sosial Menghasilkan Rp2,56 Manfaat, Pelajaran dari Desa Berdaya Medana

Berita Terbaru