LOMBOK TENGAH, Halontb.com – Ada cara berbeda untuk memaknai kemerdekaan. Tidak selalu melalui upacara, pengibaran bendera, atau berbagai kegiatan perayaan. Bagi insan PLN, semangat kemerdeTim Elektromekanik PLN bersama mitra melakukan pekerjaan pemeliharaan jaringan.kaan juga diterjemahkan melalui kerja teknis di lapangan yang memastikan masyarakat tetap mendapatkan energi listrik secara andal.
Semangat itulah yang terlihat di wilayah kerja ULP Praya, Lombok Tengah.
Pada 13 Agustus 2026, ketika masyarakat mulai memasuki rangkaian peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia, Tim Elektromekanik PLN UP2D NTB bersama mitra kerja PLN justru berjibaku melakukan peremajaan keypoint jaringan distribusi di LBSM SMP 1 Mujur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pekerjaan ini sekilas terlihat sebagai aktivitas teknis biasa. Namun jika dilihat dari perspektif pelayanan publik, peremajaan tersebut merupakan bagian penting dari upaya PLN menjaga kualitas sistem kelistrikan di Nusa Tenggara Barat.
Peralatan keypoint di lokasi sebelumnya mengalami malfungsi mekanik. Kondisi itu berpotensi memengaruhi kinerja jaringan apabila tidak segera ditangani.
PLN memilih melakukan tindakan preventif.
Peralatan yang bermasalah diganti, kemudian dilakukan pengujian untuk memastikan seluruh fungsi berjalan normal. Proses tersebut dilakukan dengan perencanaan yang matang dan tetap mengutamakan keselamatan kerja.
Langkah ini sekaligus menggambarkan pola kerja PLN dalam menjaga keandalan listrik. Pemeliharaan tidak hanya dilakukan ketika terjadi gangguan, tetapi juga melalui pemantauan dan peremajaan peralatan yang dinilai berpotensi menurunkan performa jaringan.
Bagi pelanggan, pekerjaan seperti ini mungkin tidak selalu terlihat. Namun manfaatnya justru dirasakan dalam bentuk yang sederhana: listrik tetap menyala, aktivitas tetap berlangsung dan risiko gangguan dapat ditekan.
Manager PLN UP2D NTB Faris Fitrianto menyebut semangat kemerdekaan harus diwujudkan dalam bentuk kontribusi nyata.
“Kemerdekaan bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang bagaimana kita menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui peremajaan infrastruktur jaringan, PLN terus memperkuat keandalan sistem distribusi agar mampu memenuhi kebutuhan listrik pelanggan secara optimal sekaligus mendukung aktivitas sosial maupun ekonomi masyarakat,” ungkapnya.
Pekerjaan di Praya tersebut juga menjadi bagian dari agenda pemeliharaan berkelanjutan PLN untuk memperpanjang usia peralatan sekaligus menjaga kesiapan infrastruktur distribusi.
Sistem kelistrikan yang andal menjadi salah satu fondasi penting bagi pembangunan daerah. Ketika listrik tersedia dengan baik, masyarakat dapat menjalankan aktivitas ekonomi, dunia usaha dapat beroperasi, fasilitas pendidikan dapat melaksanakan kegiatan belajar, dan pelayanan publik dapat berjalan secara optimal.
Karena itu, pembangunan infrastruktur kelistrikan tidak berhenti pada penyediaan pasokan listrik. Keandalan jaringan menjadi bagian yang sama pentingnya.
General Manager PLN UIW NTB Yondri Zulfadli mengatakan PLN ingin menjadikan momentum kemerdekaan sebagai dorongan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Semangat kemerdekaan kami maknai dengan menghadirkan aksi nyata melalui peningkatan keandalan infrastruktur kelistrikan. PLN akan terus melakukan pemeliharaan dan modernisasi jaringan secara berkelanjutan agar masyarakat dapat menikmati pasokan listrik yang andal, sekaligus menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi, investasi, dan kesejahteraan masyarakat di Nusa Tenggara Barat,” kata Yondri.
Dari sebuah titik jaringan di Mujur, pesan yang dibawa PLN sebenarnya jauh lebih besar: keandalan listrik harus dibangun dari hal-hal teknis yang dikerjakan secara konsisten.
Peremajaan keypoint bukan pekerjaan yang selesai hanya ketika peralatan baru terpasang. Ia merupakan bagian dari komitmen jangka panjang untuk memastikan jaringan distribusi selalu siap menghadapi kebutuhan pelanggan.
Momentum HUT ke-81 RI pun menjadi pengingat bahwa kemerdekaan harus terus diisi dengan kerja nyata.
Bagi PLN NTB, salah satu bentuknya adalah memastikan listrik tetap menjadi energi yang menggerakkan masyarakat dari rumah tangga, sekolah, pusat ekonomi hingga dunia usaha menuju NTB yang semakin produktif, tumbuh dan sejahtera.










