Sumbawa Besar,Halontb.com – Semangat baru olahraga daerah mulai terasa di Kabupaten Sumbawa. Cabang olahraga (cabor) pickleball resmi mengukuhkan kepengurusan tingkat kabupaten, Sabtu (14/2/2026), bertempat di Aula MAN 1 Sumbawa. Momentum ini menjadi tonggak penting bagi lahirnya kekuatan baru olahraga di Pulau Sumbawa, dengan target ambisius: meraih satu medali emas pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB yang dijadwalkan berlangsung Juli mendatang.
Pengukuhan tersebut menetapkan H. Deddy Damhudji, S.Sos., MM sebagai Ketua Umum Pengurus Cabang Pickleball Kabupaten Sumbawa. Sosok yang dikenal sebagai mantan pegawai pajak yang telah purna tugas ini kini mengabdikan energi dan pengalamannya untuk membangun olahraga yang tergolong baru di daerah tersebut.
Dalam sambutannya, H. Deddy menegaskan bahwa meski masih dalam tahap pengenalan, pickleball Sumbawa tidak sekadar hadir sebagai pelengkap. Ia menargetkan satu medali emas dari nomor tunggal putra, ganda putra, maupun ganda campuran pada Porprov NTB 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami realistis, tetapi juga optimistis. Dengan pembinaan yang tepat dan latihan intensif, satu emas bukan hal mustahil,” tegasnya.
Olahraga Baru, Antusiasme Baru
Pickleball sendiri merupakan olahraga yang memadukan unsur tenis lapangan, tenis meja, dan bulu tangkis. Permainannya menggunakan paddle dan bola plastik berlubang di lapangan yang lebih kecil dari tenis, namun tetap mengandalkan strategi, refleks, dan kerja sama tim.
Secara nasional, pickleball berada di bawah naungan Indonesia Pickleball Federation, yang terus mendorong ekspansi olahraga ini ke berbagai daerah. Di Nusa Tenggara Barat, geliatnya mulai terlihat, dan Sumbawa menjadi salah satu daerah yang cepat merespons perkembangan tersebut.
Keunikan pickleball terletak pada fleksibilitasnya. Olahraga ini dapat dimainkan oleh anak-anak usia sekolah hingga orang dewasa, bahkan kalangan lanjut usia. Risiko cedera relatif rendah, namun tetap menuntut kelincahan dan ketahanan fisik.
Tak heran jika dalam beberapa bulan terakhir, minat masyarakat Sumbawa Besar terhadap pickleball mulai meningkat. Beberapa sekolah bahkan mulai meliriknya sebagai alternatif kegiatan ekstrakurikuler.
Strategi Pembinaan dan Roadmap Menuju Porprov
Pengurus yang baru dikukuhkan langsung menyusun agenda kerja jangka pendek. Fokus utama adalah sosialisasi ke sekolah-sekolah, pembentukan klub-klub latihan, serta penjaringan atlet potensial melalui turnamen internal.
Menurut Ketua Umum, pihaknya akan mengoptimalkan waktu lima bulan menjelang Porprov dengan program latihan terstruktur dan uji tanding antar daerah. Ia juga membuka peluang kolaborasi dengan pemerintah daerah serta komunitas olahraga lain demi mempercepat akselerasi pembinaan.
“Ini bukan hanya soal medali, tetapi bagaimana membangun budaya olahraga baru di Sumbawa,” ujarnya.
Optimisme Daerah Pinggiran Jadi Kekuatan Baru
Masuknya pickleball ke panggung olahraga Sumbawa mencerminkan dinamika positif dunia olahraga daerah. Jika selama ini perhatian lebih banyak tertuju pada cabang-cabang populer, kini ruang bagi cabor baru semakin terbuka.
Dengan kepemimpinan yang berpengalaman dan semangat kolektif pengurus serta atlet muda, pickleball berpeluang menjadi salah satu ikon olahraga baru di Pulau Sumbawa.
Target satu emas mungkin terdengar sederhana. Namun di balik angka tersebut, tersimpan ambisi besar: membuktikan bahwa dari daerah, lahir prestasi. Dan dari olahraga baru, tumbuh harapan baru bagi generasi muda Sumbawa.
Sumber Berita : Agus Sofyan Ghosy






























