Home / NTB

Tiga Hari Hilang, Mayat Nelayan Ditemukan Mengapung di Teluk Pewaringan

- Wartawan

Sabtu, 18 Juni 2022 - 20:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Tim SAR gabungan dari Kantor SAR Mataram, TNI, Polri, P3LS (Perkumpulan Penyelam Profesional Lombok Sumbawa), yayasan Deep Blue Sea, RPAI, nelayan, warga setempat, dan lainnya menemukan korban pada Sabtu (18/6) sore.

Foto : Tim SAR gabungan dari Kantor SAR Mataram, TNI, Polri, P3LS (Perkumpulan Penyelam Profesional Lombok Sumbawa), yayasan Deep Blue Sea, RPAI, nelayan, warga setempat, dan lainnya menemukan korban pada Sabtu (18/6) sore.

Halontb.com – Seorang nelayan yang dilaporkan hilang sejak Kamis (16/6) di sekitar Teluk Pewaringan, Sekotong Barat, Lombok Barat akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada pencarian hari ketiga. Tim SAR gabungan dari Kantor SAR Mataram, TNI, Polri, P3LS (Perkumpulan Penyelam Profesional Lombok Sumbawa), yayasan Deep Blue Sea, RPAI, nelayan, warga setempat, dan lainnya menemukan korban pada Sabtu (18/6) sore.

“Ditemukan pukul 16.29 Wita, ngambang dengan posisi tersangkut di keramba mutiara,” kata Kepala Kantor SAR Mataram Nanang Sigit PH.

Jarak penemuan sekitar 500 meter arah barat dari lokasi ditemukannya perahu korban. Nelayan asal Dusun Pewaringan Desa Pelangan Kec. Sekotong Lombok Barat tersebut dievakuasi dan diserahkan ke pihak keluarga yang sudah berada di Teluk Pewaringan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah diserahkan ke pihak keluarga, operasi SAR dinyatakan ditutup,” tandasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Nurasah pergi melaut pada Kamis (16/6) dini hari. Namun sekitar jam satu siang perahunya ditemukan tersangkut di longline (keramba) mutiara yang berada di Teluk Pewaringan. Dicurigai korban hilang saat perjalanan pulang mencari ikan. Sempat dilakukan pencarian oleh nelayan/warga setempat sebelum dilaporkan ke pihak terkait. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kuta Jangan Hanya Dijual sebagai Surga Wisata, Sistem Perlindungan Wisatawan Harus Naik Kelas
Khairunnisa Qariah Asal Bima Juara 1 MTQ Nasional XXXI, NTB Naik ke Peringkat 9
PPK UIN Mataram Tegaskan Proyek Laboratorium Kedokteran Tetap Berjalan, “Tidak Ada Subkon”
Dari 6 Meter Menjadi 10,5 Meter, Wajah Baru Ruas Jereweh-Benete Usai Ditangani
FORMAL Resmi Lahir Pasca OTT Bupati Lobar, Media Bersatu Tolak Praktik Pilih Kasih dan Pengkotakan Pers
Bulog NTB Terima Aspirasi Massa, Tegaskan Transparansi serta Dukung Penegakan Hukum Kasus Beras Oplosan
BPS Catat NTP NTB Naik Jadi 130,44, Daya Beli Petani Menguat
Detik-detik Mencekam Atap SMAN 7 Mataram Roboh: Siswa Panik Berhamburan, 5 Orang Terluka

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:45 WITA

Di Balik Gemerlap MotoGP Mandalika, PLN Kawal Enam Titik yang Tak Boleh Kehilangan Daya

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:41 WITA

Bukan Hanya Menjaga Listrik MotoGP, PLN Hadir Berbagi untuk Warga Mandalika

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:37 WITA

Ratusan Petugas PLN Jadi Garda Terdepan Kelistrikan MotoGP Mandalika 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:59 WITA

ASDP Lembar Perkuat Kesiapan Jelang MotoGP, 17 Kapal Siap Dioperasikan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:22 WITA

Mandalika Kembali Jadi Panggung Dunia, PLN Perkuat Kesiapan Kelistrikan Jelang MotoGP 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:34 WITA

Tak Sekadar Soal Listrik, PLN UP3 Bima Ikut Merawat Pesisir Kota Bima

Rabu, 30 September 2026 - 13:15 WITA

11 Hari Menuju MotoGP Mandalika 2026, PLN Mulai ‘Stress Test’ Peralatan Kelistrikan

Rabu, 30 September 2026 - 13:12 WITA

Ketika Rp1 Investasi Sosial Menghasilkan Rp2,56 Manfaat, Pelajaran dari Desa Berdaya Medana

Berita Terbaru